Let's join to be our partner Join Now!

Monolog Hati Episode 31 : Kamu Dimataku

Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated

Monolog Hati Episode 31 : Kamu Dimataku

Monolog Hati - Selamat malam dan selamat istirahat, sayang. Dalam hening malam ini, aku hanya ingin merenungkan betapa beruntungnya aku memiliki kamu dalam hidupku. Kamu adalah sinar bulan yang menyinari malamku, bintang yang selalu menemani dalam gelapnya langit, dan embun yang menyejukkan pagiku. Setiap detik bersamamu adalah anugerah yang tak ternilai. Aku suka semua tentang kamu.

Sungguh, kehadiranmu seperti angin sepoi-sepoi yang menenangkan, menyapu segala kegelisahan dan kekhawatiranku. Aku suka ketika kamu marah padaku, karena di balik kemarahanmu ada cinta yang begitu tulus. Ketika kamu mengingatkanku untuk makan, aku merasa seperti anak kecil yang diperhatikan oleh orang tuanya. Setiap perhatian kecil yang kamu berikan selalu membuatku merasa begitu dihargai.

Baca Juga : Monolog Hati Episode 30 : Surat Cinta Untukmu

Kamu adalah penyejuk hatiku. Suaramu adalah musik yang selalu ingin kudengar, alunan nada yang membuatku merasa damai. Kamu adalah puisi yang tak pernah bosan kubaca, setiap kata yang keluar dari mulutmu adalah bait-bait indah yang menenangkan jiwa. Aku tak pernah bosan mendengar suaramu, bahkan ketika kamu hanya berbicara tentang hal-hal sepele, itu adalah momen yang selalu kurindukan. Aku suka segalanya tentang kamu, setiap detail kecil yang mungkin tak kau sadari, semuanya memiliki tempat istimewa di hatiku.

Kamu tak perlu lagi bertanya apakah aku mencintaimu, karena jawabannya selalu sama: ya, aku sangat mencintaimu. Cintaku padamu bukan sekadar kata-kata, melainkan perasaan yang mengalir dalam setiap nadiku. Kamu adalah orang yang selalu aku butuhkan sebelum tidur, orang yang membuat mimpiku indah, dan yang aku ingin bangun bersama setiap hari. Kamu adalah bagian dari hidupku yang tak tergantikan, dan aku benar-benar tidak bisa membayangkan hidup tanpamu.

Baca Juga : Monolog Hati Episode 29 : Desember dan Rindu

Aku tak ingin kehilanganmu. Aku tak ingin kamu pergi dari sisiku. Kehilanganmu adalah mimpi buruk yang tak ingin pernah aku alami. Aku takut jika kamu menghilang tanpa kabar, takut jika kita tiba-tiba kehilangan kontak. Aku tahu aku sering membuat masalah, sering kali kita berdebat karena hal-hal sepele yang aku permasalahkan.

Tapi aku ingin kamu tahu, aku benar-benar minta maaf. Aku menyesal telah membuatmu kecewa, telah membuat kita sering bertengkar. Tapi apapun yang terjadi, tolong jangan pergi. Aku tahu aku sering kali salah, aku sering kali tidak bisa mengerti perasaanmu, sering kali berlebihan dan overthinking. Tapi itu semua karena aku begitu mencintaimu. Aku tak pernah merasa sebesar ini mencintai seseorang.

Aku minta maaf lagi dan lagi, karena aku tahu aku selalu mengecewakanmu. Namun, aku bersyukur atas setiap perhatian kecil yang kamu berikan, atas setiap momen kebahagiaan yang kamu ciptakan. Kamu selalu membuatku bahagia dengan cara-cara sederhana yang tak terduga. Kamu adalah kebahagiaan yang datang dalam bentuk perhatian kecil, dalam senyuman yang tulus, dalam pelukan hangat yang selalu membuatku merasa aman.

Baca Juga : Monolog Hati Episode 28 : Maaf

Aku beruntung bisa bertemu denganmu. Aku tak bisa membayangkan hidup tanpa kamu. Aku tak bisa ikhlas jika kamu benar-benar pergi. Aku berjanji, aku akan selalu ada untukmu. Ketika kamu menghadapi masalah, ceritakan padaku. Jangan pernah merasa kamu sendirian, karena aku selalu ada di sini untuk mendengarkan, untuk memahami, untuk mendukungmu. Kamu tidak pernah sendiri, ada aku yang selalu siap mendengarkan keluh kesahmu.

Terima kasih telah selalu ada di sisiku, telah menjadi cahaya dalam kegelapanku. Aku benar-benar beruntung bisa mengenalmu, bisa mencintaimu, bisa merasakan cintamu. Kamu adalah tempat favoritku, tempat di mana aku merasa paling nyaman, paling dicintai. Jangan pernah merasa kamu sendirian, karena ada aku, sayang. Aku sangat mencintaimu, dan aku tidak akan pernah bosan untuk mengatakannya. Selamat malam, cintaku. Mimpi indah, dan ketahuilah bahwa besok adalah hari baru di mana aku akan mencintaimu lebih lagi.

Setiap hari adalah anugerah karena aku bisa mencintaimu. Terima kasih telah menjadi bagian dari hidupku. Aku sangat mencintaimu, sayang, dan aku tak akan pernah lelah untuk menyatakannya. Kamu adalah segalanya bagiku, dan aku tak bisa bayangkan hidup tanpamu. Selamat tidur, sayangku. Mimpi indah, dan semoga esok hari kita bisa merajut mimpi-mimpi kita bersama. Aku akan selalu mencintaimu, lebih dari yang bisa kamu bayangkan. Terima kasih telah ada di hidupku, terima kasih telah menjadi kamu. Aku sangat mencintaimu, selamat malam, dan semoga mimpi-mimpimu indah seperti cintaku padamu.

Post a Comment

Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.