Let's join to be our partner Join Now!

Monolog Hati Episode 10 : Cemburu dan Cinta

Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated




Wahai senja, andai kamu tahu, bagaimana rasanya memiliki kekasih yang begitu mencintai KPOP, terutama para personel BTS. Inilah kisahku, kisah tentang bagaimana aku berjuang menahan rasa cemburu demi kebahagiaannya. Aku mencintainya dengan sepenuh hati, dan aku tahu bahwa mencintai seseorang berarti juga menerima bagian dari dirinya yang begitu mengagumi idola-idolanya.

Pertama-tama, aku harus memberikan penghargaan pada BTS. Mereka adalah grup musik yang luar biasa, dengan bakat yang tak terbantahkan. Aku paham mengapa kekasihku sangat terpikat oleh mereka. Vokal yang indah, tarian yang memukau, lirik yang mendalam, dan pesan-pesan positif yang mereka sampaikan melalui musik mereka memang memikat banyak orang, termasuk kekasihku. Dan, jujur saja, aku juga terkesima oleh mereka, meskipun tidak sehebat kekasihku.

Tetapi, tentu saja, yang membuatku merasa cemburu adalah bagaimana kekasihku terlihat begitu mengagumi mereka. Saat dia mulai bercerita tentang Jimin, V, atau Suga, matanya berbinar-binar, dan suaranya penuh dengan gairah. Dia mengikuti setiap perkembangan BTS, dari album terbaru hingga tur konser mereka. Bahkan, dia sering menghabiskan banyak waktu di internet untuk mencari tahu lebih banyak tentang kehidupan para personel BTS di luar panggung.

Awalnya, aku merasa sedikit tidak nyaman dengan semua ini. Aku merasa seolah-olah aku harus bersaing dengan sosok-sosok yang bahkan tidak tahu bahwa aku ada. Tapi kemudian aku menyadari bahwa ini adalah bagian dari dirinya yang begitu penting, bagian yang membuatnya bahagia. Aku mencintainya, dan karena itu, aku harus belajar untuk menerima semua yang ada dalam dirinya.

Apa yang membuatnya begitu terpesona oleh BTS? Bagaimana mereka bisa memiliki pengaruh begitu besar dalam hidupnya? Aku tahu bahwa BTS memiliki pesan-pesan positif dan lagu-lagu yang begitu menyentuh hati, tapi apakah itu cukup untuk membuatnya seolah-olah melupakan segalanya, termasuk aku?

Related Posts

Aku mencoba untuk mengerti, dan seiring berjalannya waktu, aku mulai melihat sisi positif dari kekasihku yang begitu mencintai KPOP, terutama BTS. Dia adalah orang yang begitu bersemangat dan berenergi ketika dia membicarakan mereka. Dia mendapatkan inspirasi dari musik mereka, dan itu membuatnya lebih kreatif dalam hidupnya sehari-hari. Dia belajar banyak tentang kerja keras, dedikasi, dan kesetiaan melalui perjalanan panjang BTS menuju kesuksesan mereka. Dan aku tidak bisa membantah bahwa itu semua membuatnya menjadi orang yang lebih baik.

Tapi di samping itu, masih ada rasa cemburu yang menyelinap perlahan-lahan. Aku tahu bahwa rasa cemburu itu tidak masuk akal. Aku tidak bisa membandingkan diriku dengan sosok-sosok yang ada dalam idola-idolanya. Mereka adalah bintang besar yang memiliki segalanya: bakat, ketampanan, dan kekayaan. Aku hanya seorang manusia biasa dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh orang biasa. Tetapi cemburu itu datang begitu saja, seolah-olah aku merasa bahwa aku harus menjadi seperti mereka untuk bisa memenangkan hatinya sepenuhnya.

Aku mencoba untuk menyembunyikan perasaan cemburu itu, tetapi kadang-kadang itu sulit. Terutama saat kekasihku bertemu dengan teman-temannya yang juga penggemar BTS. Mereka bisa berbicara tanpa henti tentang idola-idola mereka, menggali setiap detail kecil dalam hidup mereka, dan mengomentari setiap penampilan mereka. Aku mencoba untuk ikut berpartisipasi dalam percakapan tersebut, tetapi aku merasa seperti orang asing di antara mereka. Aku tahu bahwa aku tidak bisa bersaing dengan pengetahuan dan kecintaan mereka terhadap BTS.

Saat itulah aku mulai belajar untuk meredakan perasaan cemburu itu. Aku tahu bahwa kekasihku mencintai aku, dan itu yang paling penting. Dia mungkin mengagumi BTS dengan sepenuh hati, tetapi dia juga mencintai aku dengan sepenuh hati. Dia telah berbagi banyak momen berharga bersamaku, dan kami telah menghadapi banyak cobaan bersama. Kami telah tertawa bersama, menangis bersama, dan merencanakan masa depan bersama. Aku tahu bahwa tidak ada idola atau bintang KPOP yang bisa menggantikan tempatku dalam hatinya.

Aku juga menyadari bahwa cemburu hanya akan merusak hubungan kami. Itu hanya akan membuatnya merasa terkekang dan membuat aku terlihat tidak percaya padanya. Aku tidak ingin dia merasa seperti dia harus memilih antara aku dan BTS. Aku ingin dia bahagia, dan jika BTS membuatnya bahagia, maka itu adalah hal yang baik.

Namun, bukan berarti meredakan perasaan cemburu itu mudah. Ada saat-saat ketika aku merasa seperti aku harus melakukan sesuatu untuk menghentikannya. Saat itu terjadi, aku akan mencoba untuk berbicara dengannya dengan jujur. Aku akan memberitahunya bagaimana aku merasa, bahwa aku kadang-kadang merasa cemburu karena cinta dan rasa takut kehilangan. Aku tahu bahwa dia akan mendengarkan dengan penuh perhatian dan mencoba untuk memahami perasaanku.

Dan selalu, dia akan meyakinkanku bahwa aku adalah yang terpenting baginya. Dia akan mengingatkan aku bahwa mencintai BTS adalah bagian dari dirinya, tetapi mencintai aku adalah hal yang lebih besar. Dia akan memelukku dengan erat dan mengatakan betapa beruntungnya dia memiliki aku dalam hidupnya. Kata-kata itu selalu membuatku merasa lebih baik, dan itu mengingatkanku bahwa kita adalah pasangan yang saling mendukung, bukan saingan.

Satu hal yang aku pelajari dari pengalaman ini adalah bahwa cinta sejati adalah tentang menerima seseorang apa adanya. Tidak ada yang sempurna, dan setiap orang memiliki minat dan hobi yang berbeda. Aku tidak bisa mengubah kekasihku menjadi orang yang tidak suka KPOP, dan sebaliknya, dia tidak bisa mengubahku menjadi penggemar berat BTS. Tapi kita bisa belajar untuk menghargai dan mendukung satu sama lain dalam hal-hal yang kita cintai.

Ketika aku melihat kekasihku begitu bersemangat saat dia mendengarkan lagu-lagu BTS atau menonton konser mereka, aku melihat bagian dari dirinya yang begitu hidup. Aku melihat mata yang berbinar-binar dan senyum yang tulus. Dan aku tahu bahwa cinta itu bukan tentang melarang seseorang untuk melakukan apa yang membuatnya bahagia. Sebaliknya, cinta itu adalah tentang memberikan kebebasan kepada seseorang untuk menjadi dirinya sendiri.

Jadi, aku memutuskan untuk menyerah pada perasaan cemburu itu dan membiarkannya pergi. Aku tahu bahwa itu hanya akan membuatku tidak bahagia dan merusak hubungan kami. Aku ingin hubungan kami menjadi lebih kuat, dan itu hanya bisa terjadi jika kita saling mendukung dan memahami satu sama lain.

Jadi, inilah kisahku tentang bagaimana aku belajar untuk mengatasi rasa cemburu dalam hubunganku dengan kekasih yang sangat mencintai KPOP, terutama BTS. Aku belajar untuk meredakan perasaan cemburu itu dan membiarkannya pergi, karena aku tahu bahwa yang paling penting adalah kebahagiaannya. Aku ingin dia bahagia, dan aku tahu bahwa mencintai BTS adalah salah satu hal yang membuatnya bahagia.

Sebagai penutup, aku hanya ingin mengatakan bahwa aku sangat bersyukur memiliki kekasih seperti dia dalam hidupku. Dia mengajarkan aku tentang cinta, pengertian, dan dukungan yang sejati. Dan meskipun kadang-kadang ada rasa cemburu yang muncul, aku tahu bahwa cinta kami adalah yang terpenting. Aku tidak pernah ingin kehilangan dia, dan aku akan selalu berusaha untuk membuatnya bahagia, bahkan jika itu berarti mendukung kecintaannya pada BTS. Karena pada akhirnya, cinta sejati adalah tentang saling mendukung dan menciptakan kebahagiaan bersama-sama.

Post a Comment

Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.